Welcome Visitor: Login to the siteJoin the site



Hujan ini mengingatkanku


Submitted:Mar 12, 2013    Reads: 39    Comments: 0    Likes: 0   


Rasanya ada yang miris di hatiku

rasa kosong, rasa hampa

Hujan malam itu

hanya memperkuat gemeletuk hatiku saja

yang makin merasakan kesepian di malam yang tak berbintang ini

Ah . . . Sial . . .

Memakai jas aku menembus hujan malam itu

Jalanan basah berkilau

Ditimpa cahaya lampu jalanan yang menunduk

Harapanku untuk bertemunya tak akan mengerucut . . .

Namun . . . hanya sedang tertangkup tak terlihat oleh kekhawatiran

akibat langit galau malam yang memeras hujan

Sungguh menghapus kemungkinan

kemungkinan untuk melihatmu; aku hanya ingin melihatmu

Ugh . . .

Semoga kau hangat di kamarmu, cinta

Aku sampai di kampus

yang benar-benar tak terlihat makhluk hidup

yah . . .

yah . . .

kampus benar-benar tak terlihat berpenghuni

Aku mulai menaiki tangga ke tingkat dua

menyusuri koredor menuju ujungnya . . .

namun aku terhenti . . .

dan berbalik otomatis berkiblat ke arah asramamu . . .

dimana kau berada saat kita bersahutan melalui telepon-----

berharap bahkan paling tidak melihat atapnya saja tidak masalah

namun . . .

Ah sudahlah. . . pandanganku tertutupi gedung lain

Aku kembali berjalan ke buntu koredor ini; sanggar.

Sebenarnya malam ini latihan

Ternyata, manusia di dalamnya tidak lebih banyak dari jari-jari tanganku

Aku ikut duduk di dalam

terpaksa mendengarkan setiap percakapan

yang dibuntuti tawa di setiap ujungnya

Ternyata waktu, sama dinginnya dengan cuaca di luar

mulai membekukan pembicaraan

tawa mulai menjarang

hingga akhirnya durasi diam lebih panjang. . . .

Dua orang akhirnya pulang

Aku menatap jam tangan

Jam tangan?! Hmm. . .

Aku lucu sendiri

memori cepat berkelebat tentang

betapa malasnya aku mengenakan jam tangan yang selalu dibelikan ibuku dulu . . .

dulu . . . dulu . . . bukan setelah melihat pergelanganmu yang selalu dilingkari indah jam tangan

Ugh . . .

khayalan perdetik itu terhapus

saat aku tidak melihat keberadaan jarum cebol

Ah . . .

ternyata berselip di balik si jangkung

yang menunjukiku angka sepuluh

Aku juga pamit pergi . . . tak tersisa sesuatu yang dapat menahanku disini lebih lama

Kembali menyusuri koredor

seakan seperti terminal, aku kembali terhenti di tempat aku berhenti saat datang tadi

kembali mengarahkan badanku ke arah asramamu,

kembali berharap gedung di depanku ini rubuh saja karena menghalangi

namun aku tertegun melihat pemandangan langit yang aneh

aneh . . .

awan-awan itu bercahaya!

ini bukan bahasa kiasan bodoh!

Maksudku benar-benar bercahaya!

Bercahaya redup tinggi di atas rumah-rumah di bawahnya

bulankah yang menyorot awan-awan itu?

Tidak ada bulan! bahkan kalau pun ada, bukankah justru ia menggelapkan awan

ada kebakarankah yang menerangi awan itu di bawahnya?

Ah, tidak mungkin . . .

dari atas sini pun aku tahu bahwa awan itu tinggi sekali walaupun terlihat rendah dari yang lainnya

Aku bingung memikirkan jawaban dari pertanyaan awan tersebut

kunyalakan kamera handphoneku dan tangkapannya hanya membentuk seperti asap putih tipis di dalam kegelapan pekat

ternyata memang harus kamera mahal untuk dapat mengambil momen itu . . .

Uh . . .

ya sudah . . .

diriku telah sampai di parkiran

mulai memakai jas hujan, dan menyalakan tunggangan

aku menjalankannya lambat-lambat

tanpa sadar ingin berlama-lama berada di kampus ini

jalan berdugul-dugul kemudian ban ku membelah genangan air

aku berbelok

dan . . .

dan . . .

di bawah payung itu . . .

dia!

dia berjalan dengan dua orang lain

aku mengangkat tangan kiriku dan memanggil namanya

wajahnya memandangku dengan mata membesar

dan aku dapat mendengar suaranya jelas, tak dihalangi oleh hujan

mengucapkan dua suku kata namaku yang terbentuk di mulutnya.

ugh . . .

aku tidak berhenti dan melewatinya begitu saja

ah . . . tetesan hujan sekarang serasa membelai wajahku

membelai senyumku

hmm . . .

hujan ini mungkin yang akan selalu mengetuk atapku

untuk mengingatkanku padamu





0

| Email this story Email this Poetry | Add to reading list



Reviews

About | News | Contact | Your Account | TheNextBigWriter | Self Publishing | Advertise

© 2013 TheNextBigWriter, LLC. All Rights Reserved. Terms under which this service is provided to you. Privacy Policy.