Welcome Visitor: Login to the siteJoin the site

Bank Impian Rakyat Kecil

Article By: Sondag
Young adult


Saat ini memang bnyk lembaga keuangan yg menyalurkan pinjaman, tetapi tdk mudah mendapatkan pinjaman tsb, belum lagi bunga yg tinggi. Saya bermimpi, suatu saat bs membangun sebuah lembaga keuangan yg akan membantu menyalurkan kredit khusus mikro bagi para calon pengusaha, dan terutama mudah syaratnya. Dg memanfaatkan internet, Bank ini akan mnjaring nasabah & investor dr seluruh dunia. Layanan investasi-menabung-bahkan meminjam bisa dilakukan melalui sistem online saja.


Submitted:Sep 22, 2012    Reads: 13    Comments: 0    Likes: 0   


Negeri ini membutuhkan lebih banyak wiraswasta/pengusaha agar bisa lebih maju, dan mengejar ketertinggalan dari negara-negara maju dan terutama negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Berdasarkan informasi dari sumber berikut

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/05/01/m3crmx-pengangguran-indonesia-bertambah-13-juta-orang-per-tahun

Disitu disebutkan bahwa, jumlah pengangguran Indonesia bertambah sekitar 1.3 juta orang per/tahun. Itu artinya, setiap tahun ada jutaan calon pekerja baru, lulusan SMU maupun Universitas non pengalaman (Fresh Graduate) yang tidak bisa langsung bekerja.

Saya yakin, sebagian besar dari para Fresh Graduate adalah orang-orang yang berusaha mencari pekerjaan tetap dengan melamar pada perusahaan-perusahaan baik swasta maupun negeri sebagai karyawan atau buruh. Sebagian besar dari mereka adalah orang yang ingin menjadi "karyawan/buruh/bawahan" dan bukan orang yang ingin memulai usaha sendiri sebagai wiraswasta.

Menjadi karyawan bukanlah sebuah kesalahan. Tetapi dikala kesempatan(Lowongan Pekerjaan) sebagai karyawan/buruh itu lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah tenaga kerja yang tersedia, maka hasil yang terjadi adalah pengangguran yang terus meningkat. Efek kelanjutan dari kondisi ini adalah, lemahnya perekonomian Indonesia.

Berdasarkan fenomena tersebut, saya memimpikan sebuah kondisi dimana akan lebih banyak orang yang berwiraswasta dan memiliki kesempatan untuk memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain, dibanding dengan menjadi karyawan. Saya yakin, bahwa sebenarnya di Indonesia ini begitu banyak orang yang ingin menjadi wiraswasta dan memulai usahanya sendiri. Akan tetapi, berbagai kendala yang menyulitkan mereka sehingga mereka (para calon pengusaha) itu lebih memilih menjadi karyawan. Kesulitan terbesar yang dihadapi oleh para calon pengusaha, pasti adalah "MODAL".

Benar, permodalan adalah kesulitan terbesar yang dihadapi oleh para calon pengusaha, bahkan bagi mereka yang sudah memulai usaha dan ketika mereka membutuhkan tambahan modal, mereka tetap mengalami kesulitan. Saat ini, memang begitu banyak lembaga keuangan negara maupun swasta yang bersedia memberikan modal kepada para calon pengusaha maupun pengusaha. Akan tetapi, mendapatkan modal dari lembaga-lembaga tersebut terkadang memang cukup menyulitkan terutama pada persyaratannya. Belum lagi jika modal sudah didapatkan, maka cicilan yang harus dibayarkan kadang diberatkan oleh bunga yang cukup tinggi dan biaya lainnya.

Oleh karena itu, saya sempat bermimpi untuk mendirikan sebuah Bank yang khusus untuk menghimpun dana dari masyarakat, dan menyalurkannya hanya kepada para calon pengusaha kecil (mikro), dengan persyaratan yang mudah, dan cara pengembalian dengan bunga ringan bahkan berbasis syariah.

Dan selain sebagai tempat menyalurkan kredit, Bank Impian saya ini juga bertugas untuk memberikan pinjaman/dana kepada para nasabah atau non nasabah untuk keperluan kritis seperti pengobatan, pendidikan, dan keperluan lainnya.

Saya tau, membangun sebuah Bank adalah bukan pekerjaan sehari-dua hari. Tapi saya memimpikan ada Bank seperti itu. Saya pun memiliki sebuah konsep bagaimana jika Bank Impian saya bisa berdiri nanti, diantaranya adalah seperti ini

  • Bank tidak memerlukan staff terlalu banyak, melainkan hanya beberapa orang CS (Costumer Service) yang akan melayani layanan investasi/tabungan dan permohonan kredit. Layanan tersebut bisa diakses secara online maupun offline
  • Bank akan menghimpun dana dari para nasabah (penabung) dan juga investor yang ingin menginvestasikan dana nya untuk dipakai demi kesejahteraan dan menolong masyarakat. Tetapi tetap dengan perjanjian retur/pengembalian yang nilainya lebih besar dari investasi awal (sesuai hukum & manfaat investasi)
  • Bank tidak memerlukan rekening atas nama bank untuk menghimpun dan menyalurkan dana, melainkan dana cukup disimpan dalam rekening bank lain yang sudah ada dan lebih besar. Mungkin lembaga impian saya ini, bisa disebut sebagai "Koperasi" saja.
  • Bank ini melayani permohonan kredit yang diajukan secara online, dan mungkin (jika jangkauannya cukup luas) melayani seluruh Indonesia.
  • Bank ini hanya menyalurkan kredit mikro, dengan bunga rendah dan syarat mudah, bahkan bisa diajukan secara online.
  • Bank ini menerima investor dari seluruh dunia. Melalui jaringan internet yang luas, maka Bank memiliki kesempatan menjaring investor dari seluruh dunia. Cara berinvestasi melalui Bank juga bisa dilakukan dengan beberapa syarat mudah selain transfer antar rekening, bisa juga melalui akun e-currency (PayPal dan Liberty Reserve), juga bisa melalui kartu kredit. Pernah terpikir, investasi resmi pada bank dengan menggunakan e-Currency?

Saya impikan sebuah kondisi dimana semua orang yang membutuhkan modal untuk memulai usaha, dan juga membutuhkan uang untuk keperluan mendadak tidak perlu khawatir lagi mengenai pembiayaan. Maju rakyatku, maju Indonesiaku.

Originally posted by

Rurry Wisnugraha

0856 1620 529





0

| Email this story Email this Article | Add to reading list



Reviews

About | News | Contact | Your Account | TheNextBigWriter | Self Publishing | Advertise

© 2013 TheNextBigWriter, LLC. All Rights Reserved. Terms under which this service is provided to you. Privacy Policy.